Friday, September 19, 2014

You Will Bloody Love at Stilrod Café

Alexa, Julie, Jason, Siti dan saya adalah sahabat instan yang dipertemukan oleh sebuah grup postcrossing dan secara kebetulan tahun kemarin bisa berkumpul di Surabaya karena pekerjaan. Keseharian kami pun berbeda-beda sesuai dengan origin mereka.
Alexa cewek cantik nyablak dan sering ngomong American slang ini berasal dari North Carolina-Amrik, sering misunderstood dengan aksen British yang melekat di Jason yang asli dari London.
Lain halnya dengan Julie asli dari Marseille-Perancis, selain kalem Julie kadang menjadi penengah Alexa dan Jason ketika sudah mulai ribut bin riewuh. Saya dan Siti sih terkadang cuman bisa mesam-mesem aja ngliat tingkah pola mereka. Yang satu ngedumel pake bahasa perancis eh yang satu ngedumel gak keruan pake bahasa inggris.
Apapun itu pokoknya kita berlima kek permen nano-nano itu deh, manis asem asin rame suaranya hihihi.

"Wow, I knew today its your bday Julie, then you have to take all of us to take some good fooood!" [senyum nyengir].
Hahahahaha seperti biasa, Julie pasrah gak bisa berkata apa-apa lagi. Asal tau, sudah kewajiban rutin tiap orang dari kami berlima kalo sedang ultah, ya itu tadi....siapkan dompet untuk mentraktir kita semua hahaha
"Where we going tomorrow?" timpal Julie gak mau kalah, kali ini dia menunjuk Jason untuk memilihkan tempat makan mana yang asik, di tengah kota hmmmm kalo bisa western food. Hihihihi mungkin mereka sudah pada bosan ya sehari-hari dicekokin salad Jawa alias gado-gado.

Sepulang kerja kami semua menuju sebuah cafe, Jason terlebih dahulu memberitahu kami by phone. Jalan Juwono no.2 "Hmmm....yang ex-Salon itu keknya ya Jul?" saya yang dibarengin Julie mereka-reka lokasi cafe yang katanya Jason sudah launching sejak Nopember 2012 lalu itu.
"Yaaa ini dia Stilrod Cafénya!" Julie yang bahasa Indonesianya masih setengah lancar seperti sobat bule saya lainnya mendadak memberhentikan mobilnya dan segera memarkir. Buka mulai dari jam 4pm Stilrod Café mengusung tema salah satu negara kerajaan di Eropa, dimana itu? Yuk kita kepo hihihi.

Welcome to Stilrod Café
need a ride?
Fountain dengan detil Eropa di sebelah kanan pintu masuk berhadapan dengan gazebo yang juga bergaya klasik Eropa, hyde park menyambut kedatangan kami berdua. Agak masuk ke dalam cafe kemudian duduk di kursi yang terbuat dari kayu berikut meja dengan detil besi pada anak kakinya. Ohya disetiap meja di cafe ini dihiasi bendera Inggris loh, vintage dan art nouveau terasa banget disetiap sudut cafe.
Di sisi kiri cafe ikut mejeng Norton Commando motor jadul asal British, gak ketinggalan disalah satu sudut meja di pajang Red phone booth khas Inggris. Sapa yang gak bisa menerka jika cafe ini mengusung tema all about England.

Tak berapa lama Alexa, Jason, dan Siti sudah nampak batang hidungnya bebarengan pulak. "Hi mates!" Sapa Jason, eh kebetulan semua pengunjung di Stilrod Café pun dijuluki mates, sapaan akrab orang daratan Inggris.
Sewaktu saya memanggil salah satu waiters dari kejauhan di pojokan barista nampak Jason sedang ngobrol asik dengan beberapa staff Stilrod. "Hmmmm he can get along with them instantly as I just knew if one of Stilrod staff is his mates as well", woalah dunia sesempit cafe to cafe toh.

Sambil melihat-lihat buku menu yang diberikan kakal waiter yang ramah dan cantik, Siti dan Alexa welfie sebentar laaah....ssttt mumpung cafe belum dipenuhi pengunjung.
Rok tersibak bak Marilyn Monroe pas di depan Ford Anglia, mobil terbangnya Harry Potter menjadi pose andalan mereka berdua petang itu.

great food, great crew & ambience as well
Julie as the queen of the day nampak membolak-balik buku menu, seketika "Jason plz come here!" Jason pun segera menyelesaikan obrolannya dan menghampiri kami. "Bingung mau order apa kamu ya?" Masih dengan aksen british kental Jason meledek Alexa dibarengin kakak waiter cantik yang langsung menghampiri meja kami.
"Menu yang kami tawarkan terdiri dari 48 makanan dan 59 minuman, kesemuanya adalah western food yang diolah sendiri oleh chef dari Stilrod Café" penjelasan singkat serta menu mana saja yang recommended disampaikan oleh kakak waiter.
Karena datengnya keroyokan dan sudah menjadi habit kami berlima, Stilrod British Pizza dan Scotch Egg menjadi pilihan kami berlima. Untuk minuman masing-masing dari kami punya selera dong ya. Begitu tau kalo pengolahan kopi di Stilrod Café ini ada yang di brewed by syphon "Single Origins with Syphon, plzzZ!" Jason langsung memesan kopi order minuman defaultnya. Well, di Surabaya masih jarang ada cafe yang menyajikan kopi dengan cara di brewed kecuali jika kita nongkrong di coffee housenya langsung.
Saya yang sedang on diet lebih memilih healthy drink Kiwi Juice, bukan gula sebagai pemanisnya tetapi madu. Hmmm rasanya seger banget, gak eneg di tenggorokan.

Stilrod British Pizza

Kiwi Juice
Makanan telah disajikan, lain lidah lain pula yang keluar hihihi. Julie tidak terlalu suka dengan Stilrod British Pizza dikarenakan dough terlalu tipis bahkan mungkin agak keras dibagian pinggir. Hmmm terbiasa makan pizza sebelah kali niiih Julie.
Makanan utama telah habis eits belum lagi....Jason diam-diam telah memesan Bangers and Mash. Main course yang terdiri dari 3 sosis. Beef, chicken and veal  lengkap dengan mashed potato yang creamy abisss....Yuummm!!
Bangers and Mash
Crème Brulee
Dan menu ultah Julie ditutup dengan dessert manis dari Perancis Crème Brulee. "This crème is sooo yuuum, as smooth as my heart" wink wink Siti tiba-tiba mengedipkan matanya menggoda Jason, hahaha.
"Ada baiknya kalian nanti sewa aja London cabing disini buat foto pre wedd" timpal saya gak tahan melihat pipi Jason yang mulai memerah.

Yup! Selain tempat nongkrong yang asik Stilrod Café & Store juga menyewakan propertinya untuk sesi foto seperti pre wedding, fashion blogger, dsb. Properti andalan mereka yaaa apalagi kalo bukan all about England, Austin FX3 yang identik dengan taxicab di Inggris ini bener-bener properti yang menarik selain Ferrari mobil mewah asal Italy seperti di film 007. Wow, jadi pengen kawin kaaan [eh].

pre wedding
Baiklah...baiklah, I'm full! Dan seperti prediksi kami berlima Scotch Egg memang juara! Meskipun menu ini baru seumur jagung, dilaunching awal September ini dan bukan rahasia lagi jika potongan telurnya bermain kalem dengan daging yang crunchy bersama topping keju diatasnya. Wohooo this Scotch Egg dipatok harga 24,9k dapat 4 pieces, berhasil merebut lidah para mates. How how??
Bahkan Alexa yang anti telur hari itu ikut-ikutan menjadi pemuja telur hahaha...

Scotch Egg
PROMO
"So mates dont forget to upload your picture on our socmedia, maybe you're the winner of the week!" Karena Stilrod Café memberikan promo for 5 people in group dengan free food di hari senin, rabu, kamis dan jumat mangkanya kakak Putri marketing Stilrod yang ramah eeeh ternyata ya ini teman Jason mengingatkan kami sebelum bergegas pergi.
"Scotch Egg you are rocks!!!" balas Julie yang sedang membayar semua total kerusakan diet kami malam itu. Hihihi Stilrod Café we all bloody love you!

ps:
karakter pada artikel di atas hanyalah tokoh fiksi.

stilrod
experience you'll Bloody Love

✉ Jl. Juwono no.2 Surabaya

☎ (031) 5683336

Monday, September 15, 2014

Kiwifruit Chocolate Pops

Kehabisan ide untuk cemilan sehat si kecil? Bongkar-bongkar isi kulkas yang didapat hmmmm......udah deh curcolnya jangan lama-lama hihihi.
Yuk dicoba cemilan sehat & cantik ini Kiwifruit chocolate pops ^^

Bahan-bahan:
  • buah kiwi
  • dark choco
  • stik es krim
Cara membuat:
  1. Iris sekitar 1cm buah kiwi kemudian tusukkan batangan stik es krim.
  2. Lelehkan dark choco dan segera celupkan buah kiwi yang telah disiapkan tadi.
  3. Voila! Masukkan ke dalam freezer tunggu sekitar 30 menit daaan silahkan dicemil ^^
nom nom nom!
Ssssttt...abaikan bentuknya yang tidak teratur mletot-mletot katanya orang Jawa. Well, don't judge the taste by its looks ^^

Sunday, September 14, 2014

Bienvenue à Bergues!

Begitu film Bienvenue chez les Ch'tis (2008) diputar di kelas Perancis kemarin Sabtu, salah satu pemainnya Kad Merad nampak familiar. Eh ternyata emang bener, ia juga bermain di La Fille du Puisatier (2011). Film romantis Perancis pertama yang saya tonton, hehe botaknya khas banget [eh] berikut

Bienvenue Chez Les Ch'tis
Sinopsis + review:
Kad Merad sebagai Philippe Abrams mempunyai istri bernama Julie yang diperankan oleh si seksi Zoé Félix. Jujur pertama kali lihat, lekukan tubuh cewek seksi ini berbanding terbalik dengan suaminya Philippe yang tampil ala kadarnya dengan gaya fashion standar ala-ala manager plus badan pun gak seseksi sang istri "Ini penonton apa komentator fashion sik" hahahahaha.
Yak karena kesalahan fatalnya, Philippe Abrams yang seorang manager kantor pos dimutasi ke Bergues kota kecil diwilayah utara Perancis yang terkenal dengan cuaca dingin dan terpencil. Kalo kita disini [hmmm....maaf] mungkin seperti pegawai dari Jawa dimutasi ke Papua kali yaaa.

Ditemani kegalauan luar biasa Philippe memacu mobilnya sendiri menuju Bergues, dalam perjalanan Philippe membayangkan bahwa hidupnya bakalan sengsara dan mengerikan. Sampai-sampai laju kendaraan dibawah minimal batas normal, tetapi pak polisi pun gak sampai hati untuk menilangnya hahahahaha....udah botak, melas pake acara galau pulak.

Bienvenue à Bergues! Perjumpaan pertama dengan Antoine Bailleul (Dany Boon) yang menyambutnya berbuah persahabatan yang manis diantara Philippe dan Antoine.
Antoine seorang tukang pos yang pernah menjalin hubungan dengan Annabelle Deconninck (Anne Marivin) ini terkadang lalai dalam tugasnya.
Karena cuaca yang dingin mau tidak mau penduduk Bergues sering menenggak minuman keras untuk menghangatkan tubuh mereka. Namun Antoine seringkali minum hingga tipsy ketika mengantarkan surat.
Meskipun Antoine suka minum-minuman ia adalah seorang pemain carillon yang handal, pernah sesekali Philippe mencoba memainkannya namun gatot alias gagal total.

avec ses amis, il est souffrant??  
dans la class
Singkat cerita apa yang dibayangkan sebelumnya oleh Philippe berbanding terbalik dengan kenyataan yang ada. Penduduk lokal yang ramah plus pegawai kantor pos Bergues tempatnya bekerja sangatlah kooperatif. Bahkan ketika para pegawai mengajaknya makan malam di sebuah resto lokal, Philippe diajarkan beberapa aksen Bergues, aksen inilah yang sempat membuatnya mengira bahwa Antoine adalah seorang gay.

Klimaks:
Julie yang tetap tidak percaya dengan apa yang diceritakan oleh suaminya, walaupun Phillipe sudah berbicara jujur apa adanya. Dimana Julie tetap bersikukuh bahwa suaminya hanyalah depresi hingga berhalusinasi terhadap kenyataan yang ada [women!].

Thursday, September 11, 2014

Acne Steroids vs Erha Clinic

Erha Clinic
Bermasalah dengan jerawat? Trus takut ataupun trauma ke klinik kecantikan? Hmmm...Makin familiar dengan apa itu corticosteroids dan teman-teman sebayanya [eh].
Semua itulah yang seminggu terakhir ini sempat bikin saya menggalau beberapa hari, dikarenakan masalah jerawat yang gak kunjung reda. Entah apa trigernya karena hanya dalam waktu kurang dari sebulan muka saya hampir meriah dipenuhin jerawat.
"Oh tidaaaaaaaaaaaaak, hiks hiks seumur-umur baru pertama kali ngalamin jerawat nakal yang kek gini".
Mei - Juni
Saya ceritakan dengan runut ya kejadiannya dan kita mulai dari akhir bulan Mei 2014 kemarin. Pertama-tama sih jerawat yang muncul masih bersahabat seperti biasanya, muncul jika masa menstruasi hal ini wajar dikarenakan perubahan hormon yang terjadi jika siklus bulanan datang.
Tetapi karena saya yang agak kurang aware dengan jenis kulit yang super sensitif ini, menyebabkan si jerawat pun makin hobi nongkrong dimuka saya [dikira cafe apa yak, rajin banget nongkrong].
Kemudian mencoba dengan memakai corticosteroids untuk mengobatinya, produk yang saya pakai adalah Diprosone. Eh...Si jerawat bukannya pergi malah mati satu tumbuh seribu, keadaan ini berlarut hingga akhir Juni.

Juli - Agustus
Di awal hingga pertengahan Juli saya mendapat saran agar dengan rutin muka saya disemprot menggunakan Strong Acid dan Beauty Water dari Kangen Water. Dimana sudah banyak testimoni cantik dari penggunaan rutin kedua produk tsb, yaaaa saya oke oke sajalah...apapun saya jabanin untuk mengusir jerawat nakal ini.
Namun keadaan tsb berbanding terbalik dengan saya, ditambah penggunaan vitamin E dipertengahan Agustus makin memperparah kondisi muka yang sudah makin dipenuhi jerawat.
Putus asa? Iya sempet, bahkan terkadang saya menangis di malam hari sebelum tidur meratapi muka saya yang tidak kunjung sembuh juga.

What Should I Do?
"Nining pergi ke Erha aja ya, ketemu dengan teman Ibuk yang namanya Dokter Rahima untuk konsultasi"
Ibu mertua sempat menyarankan saya untuk segera berkonsultasi ke dokter spesialis kulit, Erha Clinic dirasa menjadi rujukan tepat. Akhirnya sebulan setelah menimbang-nimbang, mencari info apakah klinik kecantikan ini recommend?
Passss dua minggu setelah teman sekantor balik dari luar kota dan berjumpa dengan saya pun dibuat kaget dengan kondisi muka saya.
Yoweslah akhirnya saya segera memutuskan untuk berkonsultasi ke Erha Clinic.

Wednesday, September 10, 2014

KEBersamaan2014 di Minggu Ceria

Momen kopdar alias kopi darat alias silaturahmi acapkali jadi ajang selfie di akhir acara. Elooooh kok bisa?
Berjumpa dengan wajah-wajah baru, sharing pengalaman dan bertegur sapa bagi yang beberapa kali sudah berjumpa tak ayal jadi momen yang berharga buat saya. Pun ada loh yang mengatakan "banyak teman, banyak rejeki" :)

Bagi saya yang kesehariannya hanya diisi dengan rutinitas kantor, weekend ambil les bahasa Perancis. Dirasa ada yang kurang yah kalo kita hanya berkutat di lingkungan itu itu saja. Saya yang gemar blogging ini pun butuh suasana baru, teman baru untuk sharing tentang blog, bahkan grup selfie baru juga sangat berguna untuk merefresh pikiran yang penat. Bukan melulu liburan kan maaaak?! [ngintipin dompet]. 

Kumpulan Emak-Emak Blogger
Untuk mengakomodir itu semua, terhitung sejak Mei 2014 ini saya gak ragu untuk ikut bergabung dalam grup Kumpulan Emak-Emak Blogger. Yang semula saya mengira anggotanya hanyalah kumpulan ibu-ibu RT macam desperate housewife gitu lah hahahahaha eh tapi terbukti Zzoooong loh!!!
Emak-emak dari background yang berbeda-beda berhasil menghiasi hari-hari saya, pun relasi makin luas sehingga tak menutup kemungkinan tali silaturahmi terjalin diantara kami.

Momen halal bihalal meskipun lewat sebulan lebih bukan berarti tidak sah untuk diadakan, buktinya 7 September kemarin KEB sukses mengadakan momen ini serentak di 6 kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Semarang, Jogjakarta , Bali dan tentunya Surabaya.

Surabaya eh Sidoarjo
Sidoarjo minggu kemarin jadi jujugan baru agar emak-emak sekalian bisa updet suasana baru selain Surabaya ya, karena Surabaya udah terlalu sering menjadi tuan rumah [ceileh].
Lain ladang lain belalang, lain kota lain pula dresscodenya ya mak! Kalo di Bandung nih, emak-emak kece pada dandan ala Sunda plus ngebawa makanan khas Sunda juga, nah loh dari semalam uda pada rempong di dapur keknya buat nyiapin menu Sundanya.
Kacamata hitam gak kalah kece loh dipakai oleh emak-emak dari Jogjakarta, Surabaya eh Sidoarjo mana suaranyaaa????

Dresscode
Halal bihalal plus kopdar tahun ini kita sepakat untuk tukeran kado yang mana kadonya kudu dibungkus kertas koran, biar sama rata gak warna-warni. Sekali-kali hitam putih mewarnai hari kita gak ada salahnya kaaan? #tsaaah :p
Acara halal bihalal kali ini diadakan di rumah Mak Tatit Ujiani, jadi kami berinisiatif untuk membawa cemilan dari rumah, itung-itung supaya si tuan rumah tidak terlalu direpotkan yaaaa.

koran koran, eh kado
tukeran kado
Mak Dwi Sumeo selaku PIC membuka acara santai di minggu ceria kita, dilanjut tukeran kado yang bikin penasaran, ada apa dibalik bungkus koran ini yaaaa......?!?